
Universitas Airlangga (disingkat UNAIR) adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang terletak di Surabaya, Jawa Timur. Universitas ini didirikan tanggal 10 November 1954 bertepatan dengan hari pahlawan yang ke-9. Berdasarkan data 30 September 2015, terdapat 38.047 mahasiswa yang terdaftar di Unair. Berdirinya Universitas Airlangga memiliki sejarah yang cukup panjang. Sebelum Unair resmi didirikan, pada tanggal 9 dan 11 Oktober 1847, disampaikan usul kepada Pemerintah Kolonial Belanda untuk mendidik pemuda-pemuda Jawa yang berbakat menjadi ahli-ahli praktik kesehatan. Pada tanggal 2 Januari 1849, melalui Keputusan Pemerintah No. 22, didirikan NIAS (Nederlandsch Indische Artsen School)[butuh rujukan] sebagai tempat pendidikan dokter di Surabaya. Sejak tahun 1913, pendidikan dokter di Surabaya berlangsung di Jl. Kedungdoro 38 Surabaya. Pada tahun 1923 gedung NIAS dipindah dari Jl. Kedungdoro ke tempat berdirinya Fakultas Kedokteran Unair di Jl. Mayjen. Prof. Dr. Moestopo Surabaya.
Kemudian Dr. Lonkhuizen, Kepala Dinas Kesehatan pada masa itu, mengajukan usulan untuk mendirikan Sekolah Kedokteran Gigi di Surabaya yang dirintis sejak bulan Juli 1928 hingga 1945. Ia mendapat persetujuan dari Dr. R.J.F. Van Zaben, Direktur NIAS. Berikutnya, sekolah tersebut lebih dikenal dengan nama STOVIT (School Tot Opleiding Van Indische Tandarsten). Kala itu, STOVIT berhasil mengumpulkan 21 orang siswa. Dalam perjalanannya, STOVIT berganti nama menjadi Ika Daigaku Shika dengan Dr. Takeda sebagai Direktur pertamanya, menjabat antara tahun 1942-1945.
Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018, SBMPTN merupakan seleksi berdasarkan hasil ujian tertulis dalam bentuk cetak (PBT) atau menggunakan komputer (CBT), atau kombinasi hasil ujian tertulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa yang dilakukan oleh PTN secara bersama di bawah koordinasi Panitia Pusat. untuk pendaftaran SBMPTN 2018 secara online yaitu www.sbmptn.ac.id . PTN secara bersama di bawah koordinasi Panitia Pusat, kuota SNMPTN minimum 30%, DAYA TAMPUNG SBMPTN minimum 30%, dan ujian mandiri (UM) maksimum 30%.Mari lihat kebijakan PTN, boleh dan bisa menambahkan kuota untuk yang SNMPTN dan SBMPTN, Bisa nambah 40% bahkan 50%, dan asal jangan diatas 30% untuk ujian mandiri.
SBMPTN di bagi menjadi 3 kelompok, yaitu:
- Kelompok Ujian Saintek dengan materi ujian TKPA dan TKD Saintek.
- Kelompok Ujian Soshum dengan materi ujian TKPA dan TKD Soshum.
- Kelompok Ujian Campuran dengan materi ujian TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum.
Ketentuan Ujian Keterampilan sebagai berikut:
Ujian Keterampilan diperuntukkan bagi peminat program studi bidang Ilmu Seni dan Keolahragaan.
Ujian Keterampilan bidang Ilmu Seni terdiri atas tes pengetahuan dan keterampilan bidang Ilmu Seni terkait.
Ujian Keterampilan bidang Ilmu Keolahragaan terdiri atas pemeriksaan kesehatan dan tes keterampilan motorik.
Ujian Keterampilan dapat diikuti di PTN terdekat yang memiliki program studi yang sesuai dengan pilihan peserta.
Persyaratan SBMPTN 2018:
- Bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C tahun 2016 dan 2017 harus memiliki ijazah.
- Bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C tahun 2018 telah memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah atau Ijasah Paket C. Surat Keterangan Lulus sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto terbaru yang bersangkutan serta dibubuhi cap yang sah.
- Peserta seleksi memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di program studinya.
Siswa mendaftar melalui www.sbmptn.ac.id , halo.sbmptn.ac.id dan call-center 0804 – 1456 – 456.